Sabtu, 21 Februari 2009
Berjalan
aku berjalan disampingnya
dia berjalan disampingku
aku senang
aku berharap akan terus seperti ini
tapi aku baru menyadari
ternyata ia berjalan sedikit lebih cepat dariku
awalnya aku tidak memperdulikannya
tapi ia terus-menerus berjalan sedikit lebih cepat
aku mulai khawatir
semakin lama ia semakin berjalan didepanku
semakin lama semakin jauh jarak kami berjalan
aku berpikir apakah ia akan meninggalkan aku di belakang
aku tetap berjalan seperti biasa tapi ia tetap tidak mengurangi kecepatannya
aku bertanya-tanya sampai kapan ia akan berjalan lebih cepat
apa dia memang ingin meninggalkan aku?
aku mulai takut
aku takut nanti dia akan mendapat pasangan berjalan lain yang sedang berjalan didepan sana
apa aku akan berhenti berjalan saja?
tidak...
aku akan berlari mengejarnya
Sabtu, 10 Januari 2009
The Princess's Adventure (part 1)
Putri Jasmine merasa kesepian di istana nya tersebut. sang putri merindukan adanya tawa anak kecil di istananya. dan tiap hari hati sang putri semakin gelisah.
Sang putri sadar bahwa untuk mendapatkan anak kecil ia perlu seorang suami. tapi tuan putri memiliki komitmen bahwa ia tidak mau memiliki suami sampai umurnya 20 tahun, sedangkan ia masih 17 tahun. akhirnya, sang putri memerintahkan kesepuluh pelayannya untuk mencari ke perumahan penduduk apabila ada yang mau memberikan anak mereka untuk sang putri.
Berbulan-bulan sang pelayan mencari tapi tak ada keluarga yg mau merelakan anaknya untuk sang putri. akhirnya pada suatu musim hujan yg panas, sebuah keluarga mendatangi istana sang putri. mereka menawarkan anak perempuannya yg masih kecil untuk diambil sang putri. sang putri sangat gembira dan memutuskan memberi nama anak tersebut Tita.
Tapi salah satu pelayan tuan putri yang bernama soyi merasakan aura negatif dari anak kecil tersebut. soyi adalah salah satu pelayan tuan putri yang usia nya paling tua, ia berumur 60 tahun. soyi memang memiliki kekuatan spiritual yang dapat meramalkan sesuatu. ia mengatakan bahwa suatu saat tita akan membawa bencana pada kerajaan tersebut.
Tetapi karena sang putri sangat sayang pada anak angkatnya, ia tidak mempercayai sepatah kata pun dari soyi. sang putri mengusir soyi keluar dari istananya. sang putri memiliki tekad untuk mengajari Tita semua hal yg perlu diketahui untuk menjadi seorang putri, untuk menjadi orang yang baik.
10 bulan kemudian, tepat pada hari ulang tahun tita yang ke 5. hal yang dulu dikhawatirkan soyi menjadi kenyataan. pada saat itu tuan putri merayakan ulang tahun tita dengan mengundang para penduduk. didalam pesta ulang tahun tersebut tita duduk disebuah kursi diatas panggung, sang putri berdiri di sebelahnya sambil mengumumkan bahwa hari ini tita berumur 5 tahun, pengumuman itu disambut dengan sorak gembira oleh penduduk. tapi, tiba2 ada asap hitam muncul di atas panggung, dari dalam asap itu keluar seorang pria bermuka pucat dan memakai jubah hitam, semua orang terkejut. orang itu langsung menggendong Tita dan berkata "anak ini akan ku bawa dan akan kujadikan ratu vampir! hahahahaha!" orang tersebut langsung hilang diikuti asap hitam dan lalu asap hitam itu ikut menghilang. tita menghilang bersama orang itu.
Sang putri tidak berhenti menangis selama 3 bulan 21 hari berturut-turut. Lalu datanglah seorang pemuda bernama Idnas. Ia meyakinkan sang putri bahwa Tita belum terpengaruh oleh kekuatan jahat vampir tersebut, tetapi Tita akan segera terpengaruh apabila sang putri tidak cepat-cepat mencari Tita dan membawanya pulang. Sang putri pun terkesiap dan segera memanggil seluruh pelayannya untuk menyiapkan barang-barang sang putri. "Aku akan mencarinya, Idnas", kata sang putri dengan keteguhan hati yg tak mungkin digoyahkan.
Ternyata Idnas adalah cucu dari soyi yang dulu pernah menjadi pelayan tuan putri. sang putri lalu mengangkat Idnas sebagai pelayannya. Idnas juga mempunyai kekuatan spiritual seperti kakeknya. Idnas mengatakan bahwa tita baru akan dijadikan vampir saat berumur 10 tahun, dengan kata lain tuan putri masih punya waktu 5 tahun untuk menyelamatkan tita. tanpa pikir panjang tuan putri hendak meninggalkan kerajaan menaiki kuda putih kesayangannya, di temani Idnas yang menaiki kuda coklat, tapi tiba2 salah seorang pelayan putri yang lain meminta tuan putri agar ia diperbolhekan ikut mendampingi tuan putri, pelayan itu bernama Tyo, dia adalah salah seorang pelayan tuan putri yang paling muda, umurnya masih 18 tahun. Tyo sangat ahli menggunakan pedang. karena Tyo selalu menggunakan waktu luangnya untuk berlatih pedang, dan ia sudah berlatih sejak ia kecil.
Sang putri membolehkan Tyo ikut dengan sukacita. lalu dimulailah perjalanan 3 orang tersebut. berhari-hari mereka berkuda menyusuri pantai, menembus lebat hutan, melewati gunung-gunung, semua itu membuat daya tahan sang putri semakin menurun. lalu suatu hari, saat sang putri merasa tidak sanggup lagi, dipanggillah Tyo dan Idnas. sang putri meminta mereka agar meneruskan perjalanan tanpanya. tapi Tyo dan Idnas tidak menyetujui permintaan sang putri. lalu sang putri dinaikkan oleh Tyo ke kuda nya sementara Idnas menggunakan kekuatan spiritualnya untuk memulihkan tenaga sang putri.
Tapi pada saat itu, tiba2 sekelompok perampok mendatangi mereka, jumlah mereka ada 7 orang dan masing2 dari mereka memegang snjata tajam. tuan putri langsung ketakutan, tapi Tyo lalu berkata "tidak perlu takut tuan putri, aku akan melawan mereka", Tyo tersenyum, lalu berkata pada Idnas, "Idnas, kau lanjutkan saja memulihkan tuan putri biar aku urus para perampok ini sendirian". Idnas mengangguk dan kembali melanjutkan pemulihan. tiba2 ke tujuh perampok itu secara bersamaan menyerang Tyo. Tyo lalu mangambil kuda2 sambil menggenggam pedang di pinggannya, begitu ketujuh perampok itu mencapai jangkauannya, Tyo menebaskan pedangnya "TEBASAN BULAN SABIT!" teriak Tyo. ketujuh perampok itu langsung terlempar besamaan, dan mereka langsung menggeliat kesakitan. dan lalu mereka melarikan diri.
Bersamaan dengan kaburnya para pencuri, kesehatan sang putri mulai pulih. sang putri dapat berjalan lagi, dapat meneruskan perjalanan menaiki kudanya sendiri. sang putri berterima kasih pada Idnas dan Tyo. lalu tiba-tiba Idnas memejamkan matanya. sang putri bertanya, "ada apa, Idnas?". kata Idnas, "kita harus cepat-cepat menemukan tita. vampir itu memutuskan untuk mempercepat perubahan tita." akhirnya tanpa banyak bicara lagi, mereka bertiga kembali melanjutkan perjalanan.
Ditengah perjalanan, hari sudah malam, dan mereka sedang berada dihutan, Tyo menyarankan agar kita beristirahat dulu dan membuat kemah, Idnas menyutujuinya. tapi tuan putri tidak sependapat, tuan putri ingin cepat2 menyelamatkan tita, "kita tidak boleh berlama2! tidak ada waktu untuk beristirahat!", bentak tuan putri pada Idnas dan Tyo. Idnas lalu berkata, "tapi tuan putri, hari sudah gelap, dan kita sulit melihat jalan didalam hutan ini, kita harus menunggu pagi untuk meneruskan perjalanan.". tuan putri tidak menghiraukan perkataan Idnas, "aku tidak peduli! aku harus menyelamatkan tita!" bentak tuan putri. tapi lalu Tyo berkata, "tuan putri, kita harus bersabar, dan kita juga harus memikirkan keadaan, selain itu lawan kita adalah vampir, mereka akan semakin kuat di malam hari!"
Sang putri memikirkan perkataan mereka berdua lalu menurutinya. akhirnya mereka pun tidur. semua? tidak. sang putri masih terbangun karena pikirannya melayang pada tita, anak angkatnya yg disayanginya. lalu sang putri mendengar suara-suara gemerisik dari dahan di sekitarnya. sang putri mendengarkan dengan seksama. lalu sang putri melihat dua mata merah tinggi besar di hadapannya. sang putri berteriak, "WEREWOLF!!".
Idnas dan Tyo langsung terbangun. "ada apa tuan putri?" tanya Tyo. "itu... itu ada werewolf!" kata tuan putri dengan wajah ketakutan. werewolf itu langsung menghampiri mereka. Tyo langsung mengambil pedangnya dan bersiap2 melawan werewolf itu. tapi tiba2 were wolf itu berubah wujud jadi manusia pria. "apa yang kalian lakukan di tanah kami?" tanya pria itu. Tyo menjawab "kami hanya berkemah sementara, kami sedang dalam perjalanan ke kerajaan vampir, demi menyelamatkan anak angkat tuan putri yang diculik vampir". pria itu melotot lalu tertawa, "hahahahaha! kalian hanya bertiga mau melawan vampir2 itu?". "apanya yang lucu?" tanya Tyo dengan nada marah. pria itu berkata "apakah kalian tau kerajaan vampir seperti apa? itu adalah tempat dimana vampir2 paling berbahaya tinggal."
Sang putri pun meminta bantuan pada werewolf. dengan senang hati werewolf menuruti permintaan sang putri dengan syarat, salah seorang dari mereka bertiga harus bersedia berubah menjadi werewolf. sang putri bingung memikirkan keputusan apa yg harus diambilnya. Idnas tidak ingin menjadi werewolf. Sang putri sendiri juga tak mau. Lalu sang putri mendekati Tyo, "Berkorbanlah.. Kau akan mendapatkan balas jasa yg setimpal dengan perbuatanmu". Tyo pun mengangguk. Idnas tersenyum dan sang putri menangis.
"Baiklah aku bersedia" jawab Tyo dengan lantang. "baguslah... tapi prosesnya akan lama, kamu akan menderita sakit selama berhari2, apa kau mau?" kata pria itu. belum Tyo menjawab Idnas sudah memotong pembicaraan, "itu tidak bisa! kita tidak punya waktu untuk menunggu selama berhari2, para vampir itu telah memajukan waktu perubahan tita menjadi vampir. bukan 5 tahun lagi, bukan 1 tahun lagi, tapi 1 bulan lagi tita akan berubah jadi vampir". tuan putri terkejut, "kalau begitu kita tidak punya waktu untuk itu!". lalu Tyo berkata pada pria itu "bagaimana kalau kau merubah ku setelah kau menolong kami?"
"Bagaimana aku bisa yakin kau akan menuruti permintaanku setelah aku menolongmu nanti?" tanya werewolf dengan matanya yg melotot. "nyawaku adalah taruhannya" jawab Tyo. Lalu sang putri mendekati Tyo dan berbicara dengan suara gemetar, "kamu tidak boleh mempertaruhkan nyawamu! Aku memerintah sebagai putri, penguasa tertinggi!". Tyo hanya tersenyum sambil menyuruh Idnas menenangkan sang putri. Lalu werewolf tersenyum dan ikut bergabung dalam kawanan kecil itu. Sang putri menatap marah ke Tyo dan werewolf. Keesokan harinya, perjalanan dilanjutkan. Sang putri berusaha membujuk Tyo agar membatalkan perjanjian itu. Tapi Tyo tetap tidak merubah pendiriannya. Sang putri menyerah dan meneruskan sisa perjalanan tanpa banyak bicara lagi. Tyo dan Idnas sama-sama mengetahui bahwa sang putri tidak akan sanggup diam lama-lama selama perjalanan, apalagi dengan adanya werewolf sepanjang perjalanan.
Akhirnya mereka berempat sampai di perbatasan kerajaan vampir. pria werewolf itu yang ternyata bernama Namkul berkata, "mulai dari sini kita akan berhadapan dengan banyak vampir.". "berapa banyak vampir yang harus kita hadapi?" tanya Tyo, "entahlah, pasukannya saja bisa mencapai 100 vampir" jawab Namkul. tuan putri terkejut tidak percaya, "100 vampir!?". "tenang saja, kita punya bantuan" kata Namkul. "bantuan apa?" tanya Idnas. Namkul tidak menjawab lalu berubah menjadi werewolf, ia melolong sangat keras. tidak lama kemudian, kawanan werewolf datang dari arah belakang, ada sekitar puluhan werewolf datang, "jadi itu yang kau maksud bantuan, ya" kata Tyo.
Mata-mata merah besar itu mendekat dan berkumpul disekitar Namkul. Sang putri dan Idnas menatap tak percaya. Namkul mendekati sang putri dan berkata, "sebaiknya kita menyusun rencana, tuan putri. Vampir-vampir itu pasti tidak akan senang melihat kita berkumpul disini." setelah sadar dari kekagetannya, sang putri mengangguk dan berjalan kedalam hutan. "Kita akan menunggu pagi datang. Pancing mereka ke lapangan terbuka dimana matahari langsung menyinari mereka. Aku yakin daya tahan tubuh mereka akan melemah, cepat atau lambat." kata sang putri.
"Tumben tuan putri pintar" kata Tyo sambil senyum. tuan putri melotot dan Tyo pun berhenti tersenyum. pagi harinya, mereka menjalankan rencana, Namkul berlari memasuki daerah kerajaan vampir, lalu berubah menjadi werewolf dan melolong keras2. hal itu membuat para pasukan vampir keluar dan marah karena melihat werewolf memasuki daerah mereka. para pasukan vampir itu langsung menyerang Namkul, tapi disaat bersamaan para werewolf lain keluar dari hutan dan menyerang para vampir. Tyo, Idnas dan tuan putri lalu dijemput Namkul dalam wujud werewolf, Namkul menyuruh mereka naik ke atas punggungnya. "aku akan mengantar kalian masuk kedalam" kata Namkul.
To be continued…
Rabu, 07 Januari 2009
keuntungan sepeda bagi kesehatan
Bersepeda secara teratur (sebagai olahraga atau tujuan yang lain) membawa dampak positif terhadap kesehatan manusia dari semua tingkatan usia, termasuk di antaranya adalah: mengurangi resiko penyakit jantung koroner, stroke, dan penyakit kronis lainnya; biaya pemeliharaan kesehatan yang lebih rendah; dan meningkatan taraf hidup.
Tidak peduli berapa lama jam terbang anda bersama sepeda, bersepeda merupakan cara berolahraga yang menyehatkan. Aktivitas fisik memegang peranan sangat penting sekarang ini. Kita bisa mengamati, banyak orang sekarang ini lebih banyak berdiam diri duduk dan menderita obesitas dikarenakan kurangnya aktivitas fisik. hal ini menjadikan hidup mereka beresiko. Meningkatnya aktivitas fisik yang sederhana sekalipun, sampai tingkat sedang, akan mendatangkan keuntungan yang cukup dibandingkan mereka yang tidak terlalu aktif. Melakukan kegiatan fisik ringan sampai sedang akan mengurangi resiko penyakit jantung koroner, stroke, dan penyakit kronis lain yang mengancam jiwa. Aktivitas fisik juga merangsang kesehatan mental dan bahkan mengurangi biaya pemeliharaan kesehatan kita. Orang dewasa sampai usia lanjut juga akan mendapatkan keuntungan dari kegiatan bersepeda ini. Olahraga yang teratur akan memberikan banyak manfaat kesehatan bagi usia lanjut, termasuk didalamnya jantung yang lebih kuat, mental yang positif dan banyak manfaat lain yang tidak berdiri sendiri, manfaat yang penting dan akan terlihat ketika populasi kita menginjak usia tua pada masa-masa mendatang.
Kebanyakan orang sudah mengetahui manfaat dari aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur. Bahkan dikatakan bahwa sedikitnya 30 menit bersepeda tiap hari sudah cukup untuk meningkatkan tingkat energi dan mood kita, ditambah bonus turunnya berat badan, dan mengurangi resiko sebagai host of chronic afflictions and an early demise. Namun bagaimana mengupayakan supaya aktivitas fisik tersebut menjadi kebiasaan kita yang dapat kita lakukan secara kontinu? Mulailah dengan menentukan tujuan-tujuan yang masuk akal, buatlah secara gradual dan usahakan menjaga supaya aktivitas tersebut tetap menyenangkan.
Keuntungan lain bersepeda adalah memperkuat otot, mengurangi lemak, melatih koordinasi keseimbangan dan meningkatkan kemampuan jantung. Bersepeda juga membutuhkan oksigen yang lebih banyak dibandingkan mereka yang pasif duduk dalam mobil atau kendaraan umum. Bagusnya bagi pengayuh sepeda, mereka menghirup dan menghembuskan lebih banyak udara dibandingkan mereka yang pasif dalam satuan waktu yang sama, sehingga partikel yang berbahaya tidak sempat mengendap di paru-paru dan salurannya.
Bersepeda mampu meningkatkan fungsi kerja jantung, paru-paru, menurunkan gula darah dan tekanan darah. Bersepeda terutama dapat melatih otot kerja lower body atau otot bagian bawah seperti kaki, betis, dan juga paha.
bersepeda mampu membakar lemak, menurunkan berat badan, melatih otot gerak tubuh agar lebih lentur dan lebih fleksibel. "Karena itu olahraga ini cocok untuk mereka yang memiliki berat badan berlebih yang tidak dianjurkan untuk jogging atau lari."
Minggu, 28 Desember 2008
Mohon Maaf
karena itu sekarang adalah kisah masa lalu yang sudah ingin saya lupakan...
sekali lagi maaf...
Selasa, 01 Juli 2008
The unknown girl (bag. 4)
Suatu saat ketika aku sedang dalam pelajaran komputer (TIK) di lab komputer. Aku teringat kalau M pernah curhat padaku bahwa komputernya yang ia pakai di sekolah kena virus. Dan aku juga ingat kalau tidak salah ia juga pernah bilang kalau komputernya ada di dekat komputer guru. Lalu aku mencoba mengeceknya satu per satu. Mungkin aku bisa mendapatkan informasi yang lebih banyak tentang dia. Alhasil, aku menemukan komputer yang di dalamnya ada folder yang bertuliskan nama M. Tapi aku tidak mendapat banyak informasi dari situ, cuma mendapat nama lengkapnya saja.
Saat pelajaran TIK selesai, aku kembali ke kelas untuk pelajaran yang berikutnya. Dan ketika pelajaran berikutnya sedang berlangsung, tiba-tiba HP ku yang ada di saku kananku bergetar, seperti ada yang menelpon. Terlintas di pikiranku kalau jangan-jangan itu M yang sedang menelponku. Memang aku pernah bilang padanya kalau aku melihat dia dari koperasi dengan cara mengirim sms saat dia belajar, meskipun itu cuma bohong belaka, tapi ia percaya. Mungkin sekarang ia mau meniru cara tersebut. Kalau itu benar, berarti ia sekarang sedang memperhatikan kelasku dari luar sana.Aku tidak mau menoleh keluar maupun melihat ke HP. Karena kalau aku melakukan itu dan ternyata memang M sedang memperhatikan dari luar sana. Maka aku bisa dicurigai. Tapi belum tentu yang menelpon itu adalah M, kalau ternyata yang menelpon adalah orang rumah, maka aku harus segera menjawabnya, karena mungkin ada hal yang penting.Kelasku berada di lantai 1, dan kelas M ada di lantai 2, bentuk sekolahku berbentuk persegi panjang. Kebetulan kelasku dan kelas M berseberangan. Jadi, dia bisa saja melihat kedalam kelasku dari lantai 2 di seberang sana. Di saat itu aku harus memanfaatkan teman sebangku ku. Teman sebangku ku itu bernama Lukman. Sambil berpura-pura mengobrol biasa, aku bertanya padanya, “man, di luar ada orang ngga?” aku bertanya seperti itu supaya yang melihat ke luar adalah Lukman. Jadi, meskipun memang ada M, yang akan dicurigai sebagai aku adalah Lukman.
“di luar?”
“iya…”
“klo di lantai 1 sih cuma ada guru lewat tuh…”
“klo di lantai 2?”
“banyak, kayaknya ada yang lagi ga ada gurunya, makanya muridnya banyak yang kluar-kluar.”
“kelas berapa tuh?”
“ ga tau, ga jelas.”
Mungkin saja salah satu dari murid-murid itu adalah M. Tapi aku tetap tidak mau melihat keluar. HP ku berhenti bergetar, tetapi setelah itu bergetar lagi tapi cuma sebentar. Mungkin kali ini ada sms yang masuk. Akhirnya aku memutuskan untuk melihat HP secara diam-diam. Pandanganku ke papan tulis lalu mencatat pelajaran di buku catatan dengan tangan kanan. Sedangkan, tangan kiri ku perlahan-lahan mengambil HP dari saku kanan celanaku. Aku membuka sms nya dengan tangan kiri ku di kolong meja, dan mataku hanya melirik kebawah sekilas lalu melihat ke papan tulis lagi. Meskipun sekilas, tapi aku melihat dengan jelas, bahwa yang mengirim sms itu adalah M....
to be continued...
The unknown girl (bag. 3)
Meskipun aku sudah melihat wajahnya di FS-nya, tapi sulit untuk mengenalinya secara langsung. Pertama, foto-fotonya yang ia upload di FS rata-rata hanyalah foto close up dari pundak ke atas, aku menjadi tidak tahu berapa ukuran tinggi badannya. Kedua, ekspresi wajahnya saat di foto dan dalam kehidupan sehari-hari akan berbeda. Aku pernah dengar, katanya kebanyakan perempuan akan memperlihatkan sisi atau ekspresi wajahnya yang menurutnya lebih bagus saat akan di foto. Contoh, seorang perempuan saat akan di foto ia sedikit menolehkan wajahnya kekiri. Dengan alasan, katanya wajahnya akan lebih cantik apabila dilihat dari kanan, dan semacamnya. Begitu juga dengan M, ekspresi yang ia perlihatkan di foto tidak lebih dari ekspresi narsis, tidak mungkin ia selalu berekspresi seperti itu setiap hari. Selain itu, aku tidak bisa menghafal secara detail wajahnya yang ada di foto. Jadi meskipun aku berpapasan dengannya, mungkin aku tidak akan menyadari kalau itu M.Karena itu, aku bermaksud mengatakan padanya kalau aku sudah melihat dirinya dengan jelas. Mungkin dengan begitu dia akan merasa bahwa tidak perlu lagi bersembunyi dariku karena sudah ketahuan. Aku sudah memikirkan suatu rencana untuk itu.Suatu saat kami sms-an disaat jam pelajaran sekolah. Aku melakukannya dengan sengaja. Sepulang sekolah, barulah aku menjalani rencanaku. Aku mengirim sms kepadanya begini, “M, aku dah liat kamu loh…”
“masa? Boong kali…”
“bener kok. Kamu kelas XI IPA 1 kan?”
“hah? Kok tau sih? Tau dari mana?”
“ada deh... mau tau aja...”
“tuh kan, pelit banget sih ama M. Mangnya kakak liat M dimana? Pas M lagi ngapain?”
“kelas kamu di depan koperasi kan?”
“iya, mang kenapa?”
“inget ga pas aku kita sms-an tadi siang? Nah, pas waktu itu aku ada di koperasi, lagi pura-pura mau beli buku. Dari situ aku bisa melihat jelas ke dalam kelas kamu. Nah, waktu itu di kelas kamu cuma ada satu cewek yang lagi sms-an. Udah pasti itu kamu yang lagi bales sms aku kan. Hehe…” kataku.
Tentu saja yang ku katakan barusan adalah bohong. Saat itu aku sama sekali tidak berada di koperasi, melainkan duduk manis di kelasku. Itu alasan yang kubuat-buat, karena tidak mungkin aku bilang kalau aku melihatnya di FS-nya.“aaah…! Salah liat kali… coba sebutin ciri-ciri M!” katanya. Setelah itu aku menjelaskan ciri-cirinya berdasarkan yang kulihat di foto FS-nya. Setelah aku menjelaskan ciri-cirinya, aku bertanya, “bener kan ciri-ciri yang aku bilang barusan?”
“iya! Tapi kalo gitu kakak curang dong!”
“eh? Curang kenapa?”
“kakak udah liat M kan. Berarti sekarang gantian M pingin liat kakak. Masa M gak boleh liat kakak sih.”
Mendengar perkataanya itu, aku sempat bingung harus menjawab apa. Aku tak menyangka dia akan berkata seperti itu. Setelah itu aku menjawab, “ya kamu mesti cari aku sendiri dong, aku aja nyari kamu dengan usaha aku sendiri. Gini aja deh, kalo dalam waktu satu minggu kamu bisa nemuin aku , aku akuin kamu emang pinter. Hehehe... mau gak?” meskipun aku bilang begitu, aku sendiri belum melihat dia secara langsung. Berarti aku harus melihat dia sebelum dia menemukan aku.
“ya udah...!” jawabnya. Semenjak saat itu, ‘kejar-mengejar’ antara aku dan M pun dimulai...
to be continued...
The unknown girl (bag. 2)
Aku yakin belum pernah bertemu dengan dia.M juga pernah mengatakan padaku kalau ia juga belum pernah bertemu atau melihatku. Jika benar yang dikatakannya, darimana dia tahu nomor HP ku. Sekarang aku sudah tau wajah dan namanya. Aku ingin sekali memberitahu M kalau aku sudah melihat dirinya. Tapi bagaimana caranya. Tidak mungkin aku bilang “aku lihat di FS-mu”. dia memang jarang ke warnet. Tapi kalau aku bilang begitu, dia pasti langsung membuka FS-nya. Di FS kita bisa melihat siapa saja orang yang melihat page kita dari daftar views. Jika benar ia belum pernah melihatku, maka aku tidak mau ia melihat FS-ku. Sebisa mungkin aku ingin menyembunyikan wujudku darinya.Sekarang masalahnya tinggal kelasnya. Untuk bisa menemukan dia, tidak cukup hanya dengan mengetahui wajah dan namanya saja. Ditambah lagi aku tidak tahu nama lengkapnya. Sekarang pun dia masih suka curhat kepadaku lewat sms. Suatu saat ia bercerita begini.
“kak, hari ini guru agamaku nyebelin banget.”
“nyebelin gimana?”
“iya nyebelin... masa ngasih tugas buat syarat ulangan. Kalo gak dikumpulin gak boleh ikut ulangan. Udah itu tugasnya banyak lagi. Apalagi dia itu wali kelasku.”
“siapa sih gurunya?”
“Pak abe...”
Mendengar hal itu, aku tersenyum. Bukan karena lucu. Tapi karena dia tanpa sadar telah memberitahuku informasi yang sangat penting. Aku memang tidak tahu kelas yang mana, tapi tadi dia bilang bahwa wali kelasnya adalah pak Abe. Sudah pasti hanya ada satu kelas yang wali kelasnya pak Abe. Kalau sudah begini tinggal masalah waktu saja sampai aku bisa mengetahui kelasnya.Besoknya, di sekolah ku, saat sedang memasuki waktu istirahat. Aku bertemu dengan kenalan adik kelasku, namanya Andi, dia kelas XI IPA 3.
“eh, kebetulan. Lo kenal yang namanya M ga?” tanyaku.
“M? Nggak tuh. Mangnya kelas berapa?”
“gw juga gak tau. Eh, pak Abe wali kelasnya kelas berapa?”
“kalau gak salah kelas XI IPA 1. mang kenapa?”
“nggak, nggak papa. Makasih ya.”
Kataku sambil berjalan meninggalkan Andi. Aku tertawa dalam hati. Sekarang aku sudah tau wajah dan kelasnya. Kelas XI IPA 1 itu letaknya persis di depan koperasi. Sekarang aku pasti akan menemukan M...
to be continued...